Tasyakuran dan Doa Bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Rating Kartoharjo Daerah Khusus Pusat Madiun

Sabtu, 27 Maret 2021 Pukul 20.20 WIB bertempat di Gedung Pertemuan Pilang Praja Kelurahan Pilangbango Jalan Pilang Widya Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun telah dilaksanakan kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) Daerah Khusus Pusat Madiun dalam rangka suksesnya pelaksanaan Parapatan Luhur 2021 dan doa bersama pelaksanaan ujian kenaikan tingkat sabuk hijau ke sabuk putih siswa-siswi PSHT se Wilayah Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 60 orang. Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Danramil Tipe B 0803/15 Kartoharjo Kapten Caj Ali Subhan; Sekretaris Kartoharjo Sumarno S.Sos; Lurah Pilangbango Chusnul Yaqin, SH; Ketua PSHT Ranting Kartoharjo Sdr. H. Supriono; warga PSHT tingkat II antara lain: Mas Agung, Mas Kris, Mas Wito, Mas Soni, Mas Antok dan beserta 50 orang peserta perwakilan peserta kenaikan sabuk yang menghadiri kegiatan.

Kegiatan dimulai dengan prakata, dilanjutkan dengan doa dipimpin oleh Sdr. Agung W, selanjutnya memberikan sambutan. Kegiatan Tasyakuran dan Doa Bersama Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Daerah Khusus Pusat Madiun dilaksanakan secara terbatas terkait peserta dikarenakan adanya pandemi Covid-19.

Kegiatan Pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat Sabuk Hijau ke Sabuk Putih siswa-siswi PSHT se-Wilayah Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun seharusnya diikuti oleh 225 orang peserta. Berdasarkan paparan Ketua PSHT Rating Kartoharjo Sdr. Supriono seusai kegiatan tasyakuran akan dilaksanakan kegiatan tradisi dengan melaksanakan jalan kaki dari pendopo ke Makam pendiri PSHT Ki Hajar Harjo Utomo Kelurahan Pilangbango untuk pengambilan sabuk.

Harapannya acara bisa berjalan dengan kondusif dengan kondisi pandemi Covid-19 dan para peserta tetap menjaga lingkungan, selain itu Sekretaris Camat Kartoharjo juga menyampaikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga bisa memberikan contoh ke masyarakat. PSHT merupakan organisasi besar harapannya mampu untuk menjadi contoh di masyarakat dnegan kearifan lokalnya serta mendukung kondusifitas dan stabilitas di bidang kamtibmas.

“Saya berharap pada tiap event kenaikan tingkat maupun event lainnya dapatlah mampu melahirkan pendekar pilih tanding yang mampu berprestasi di kancah nasional serta mampu membawa nama Madiun sebagai asal mula kelahiran PSHT untuk lebih dikenal”, ujar Danramil Type B 0803/15 Kartoharjo Kapten Caj Ali Subhan. Lebih lanjut lagi sebagai anggota PSHT berarti harus mampu dan dapat menjadi seorang manusia yang bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri tetapi juga berguna untuk orang lain.

Setelah kegiatan pembukaan dan sambutan dilanjutkan dengan pelaksanaan kegiatan doa bersama dan disusul dengan pemotongan tumpeng. Kegiatan berakhir pukul 23.20 dan berjalan dengan aman, lancar dan kondusif.