Categories
Berita

Kerja Bakti Kecamatan Kartoharjo

Camat Kartoharjo Tjatoer Wahjoedianto, S. Sos. bersama Lurah, staf, dan warga melakukan Bakti sosial dengan melaksanakan Kerjabakti di lapangan Kanigoro, Jumat ( 2/08/2019).

Melalui kegiatan kerja bakti ini diharapkan meningkatkan tali silaturahmi dan sinergitas.

Dengan terwujudnya lingkungan yang bersih maka kualitas hidup masyarakat akan meningkat budaya hidup bersih sehingga terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Camat Kartoharjo Tjatoer Wahjoedianto, S. Sos. mengatakan “Kebersihan lingkungan adalah berkewajiban bersama untuk selalu menjaga dan merawatnya agar tetap bersih. Kebersihan adalah sebagian daripada iman.” Ucapnya.

Follow Instagram
Follow Twitter
Add Facebook

Categories
Berita

Halal Bi Halal Keluarga Besar Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun

KARTOHARJO- Hari ini (13/6) telah dilaksanakan Halal Bihalal Bersama Keluarga Besar Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun, yakni Karyawan dan karyawati, Ibu-ibu TP. PKK Kecamatan Kartoharjo, dan Dharmawanita Kecamatan Kartoharjo. Acara ini turut mengundang Ibu Kapolsek Kartoharjo AKP Lilik Sulastri, SH dan juga Bapak Danramil Kartoharjo Kapten CHB Loso.

Acara berlangsung dengan sangat hikmat karena diselingi sedikit tausyah dari Bapak Soleh Marzuki. 
Halal Bihalal ini diakan agar mempererat tali silaturahmi tidak hanya antar karyawan dan karyawati, namun juga mempererat hubungan dengan anggota TP. PKK Kecamatan Kartoharjo dan Dharmawanita Kecamatan Kartoharjo.

#101ThMadiun
#KotaKarismatik
Kritik dan Saran : kecamatankartoharjo@gmail.com
Media Sosial : Instagram
facebook

Categories
Berita

APEL SIAGA BERSAMA LINMAS DAN 3 PILAR DI KECAMATAN KARTHARJO

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan keamanan serta ketertiban masyarakat, pada Selasa (9/4) digelar apel siaga di Kecamatan Kartoharjo. Apel siaga kali ini bertujuan untuk evaluasi serta deteksi dini akan konflik-konflik yang dapat menimbulkan konflik sosial.Sekda Rusdiyanto dalam sambutannya mengatakan peningkatan keamanan dan ketertiban masyarakat perlu dilakukan. Diperlukan adanya kerjasama atau sinergitas yang baik antara pemerintah daerah, TNI, Kepolisian dan masyarakat serta lembaga yang ada guna mendukung kelancaran dan kesuksesan pemilu mendatang.

“Pemilu yang sebentar lagi akan dilangsungkan tentu harapannya harus berjalan kondusif, aman, dan damai. Perlu kita ketahui bersama pemilu nanti tentunya dengan ketetapan hasil perhitungan calon yang terpilih harus didukung visi dan misinya,” jelasnya.Selain itu, lanjutnya, yang perlu menjadi perhatian menjelang pemilu nanti yaitu harus mewaspadai potensi konflik-konflik di masyarakat. Seperti perbedaan dukungan pasangan capres dan cawapres, perbedaan dukungan partai politik, isu sara, dan lain sebagainya.

Acara Apel siaga Linmas dilanjutkan pengarahan di aula Kecamatan Kartoharjo. Acara diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, doa dan pengarahan oleh Camat Kartoharjo, Kapolsek Kartoharjo serta Danramil. Dalam pengarahan nya Camat Kartoharjo. Tjatoer wahjoedianto menghimbau tanggal 16 untuk petugas KPPS jangan sampai nglembur karena tanggal 17 April sudah hampir kerja keras hampir 18 jam untuk itu di jaga kondisinya jangan sampai menguras energi. disampaikan juga untuk Lurah, Babinsa, dan Babinkamtibmas untuk koordinasi jangan sampai terjadi permasalahan masyarakat.

Kapolsek Kartoharjo.AKP Lilik sulastri, SH untuk tetap menjaga netralitas. “Saya menghimbau untuk menjaga kerukunan utama nya berita hoax atau berita bohong. Siapapun Presiden nya tetap kita dukung siapapun Caleg yang jadi juga harus kita dukung” ujarnya. Semoga pelaksanaan pemilu di Kota Madiun dapat berjalan aman dan damai, mewujudkan Pemilu yang bermartabat dan berkualitas.

Danramil juga menyampaikan kepada semua peserta Apel Siaga Bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kota Madiun juga mendapat bantuan 2 SSK Marinir pada saat Pemilu.

Categories
Berita

JELANG PILEG DAN PILPRES KECAMATAN KARTOHARJO MENGADAKAN APEL BERSAMA


Kecamatan Kartoharjo – Dalam rangka mewujudkan kamtibmas yang kondusif menyonsong Pileg dan Pilpres damai tahun 2019. Kecamatan Kartoharjo melaksanakan Apel Bersama yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kartoharjo dan dilanjutkan di dalam gedung Karta Praja. (19/03/19).

Kegiatan di pimpin oleh Camat Kartoharjo dan dihadiri Kepolsek, Danramil, Ketua Panwas, Ketua PPK, dan semua Linmas yang ada di lingkungan Kecamatan Kartoharjo.

Pada Kesempatan tersebut Tjatoer Wahjoedianto,S.Sos selaku Camat Kartoharjo menyampaikan, masyarakat peserta maupun pendukung Pileg dan Pilpres 2019 mendatang harus tetap menjaga persatuan, sportifitas dan tidak menggunakan cara-cara curang dalam bertarung.

“bagi pihak maupun pendukung yang menang hendaknya jangan euforia, bagi yang kalah harus menerima dengan legowo. Tidak melakukan kegiatan yang bersifat memecah belah kerukunan dalam Pileg dan Pilpres karena dapat mempengaruhi situasi Kamtibmas. Mari kita jaga situasi Kamtibmas dengan memberikan pengertian kepada warga yang lain untuk menghindari gesekan dalam rangka menjelang Pileg dan Pilpres tahun 2019,” himbaunya.


Categories
Berita

Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun Siapkan Penanganan Konflik Melalui Rakor 3 Pilar

Madiun-Demi terwujudnya kesejahteraan dan rasa toleransi antar warga, Kecamatan Kartoharjo mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) 3 Pilar yang diselenggarakan pada Senin, (25/2) di Gedung Karta Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun. Acara yang digelar dengan tujuan untuk membentuk tim terpadu penanganan konflik sosial ini dilakukan untuk menangkal timbulnya konflik sosial di Kota Madiun. Dalam kesempatan ini pula selain 3 Pilar, Kecamatan Kartoharjo.

Tujuan Penanganan Konflik Sosial ini, adalah  untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tentram, damai dan sejahtera. Lalu memelihara kondisi damai dan harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan. Meningkatkan tenggang rasa dan toleransi, memelihara fungsi pemerintahan, melindungi jiwa, harta benda, serta sarana dan prasarana umum. Serta memberikan perlindungan dan pemenuhan hak korban, dan memulihkan kondisi fisik dan mental masyarakat serta sarana dan prasarana umum.

Tujuan Penanganan Konflik Sosial, menurut Pasal 3 undang-undang ini, adalah  menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tenteram, damai dan sejahtera. Lalu memelihara kondisi damai dan harmonis dalam hubungan sosial kemasyarakatan. Meningkatkan tenggang rasa dan toleransi, memelihara fungsi pemerintahan, melindungi jiwa, harta benda, serta sarana dan prasarana umum. Serta memberikan perlindungan dan pemenuhan hak korban, dan memulihkan kondisi fisik dan mental masyarakat serta sarana dan prasarana umum.

Camat Kartoharjo Tjatoer Wahjoedianto, S.Sos menjelaskan potensi konflik seperti konflik individu, konflik antar masyarakat, antar suku, antar agama (aliran) kerap menimbulkan keresahan masyarakat. Karena itu, sangat perlu dilakukan pembentukan tim terpadu supaya dapat melakukan deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi konflik yang ada di masyarakat khususnya di Kecamatan Kartoharjo. Dengan terbentuknya tim terpadu penangan konflik sosial ini dapat menangkal timbulnya konflik sosial di Kota Madiun khususnya di Kecamatan Kartoharjo. Camat Kartoharjo mengharapkan, kepada tim terpadu penanganan konflik sosial yang telah dibentuk dapat mengoptimalkan peran forum. Kita perlu menjalin komunikasi dengan tokoh agama, tokoh adat dan berbagai lapisan masyarakat. Hal itu termasuk melakukan deteksi dini konflik dan pencegahan dengan melibatkan berbagai forum yang ada.

#100ThMadiun
#KotaKarismatik
Kritik dan Saran : kecamatankartoharjo@gmail.com